Kamis, 01 Maret 2012

PKn, Belajar Berorganisasi

A Organisasi
Hakekatnya manusia tidak dapat hidup sendiri, karena dalam
memenuhi keinginan atau kebutuhan hidupnya selalu membutuhkan
orang lain sebagai wujud makhluk sosial. Tahukah kamu maksud
makhluk sosial?
Makhluk sosial mengandung arti manusia senantiasa berkumpul
atau berkelompok dalam memenuhi kebutuhannya. Kelompok tersebut
dimulai dari kelompok yang kecil misalnya keluarga sampai pada
kelompok besar seperti negara. Kelompok kecil atau besar ini sering
disebut kumpulan dengan berbagai nama, seperti kumpulan anggota
keluarga, kumpulan siswa, kumpulan tokoh agama, kumpulan anggota
masyarakat, dan sebagainya. Apakah setiap kumpulan disebut
organisasi?
Kumpulan-kumpulan orang biasanya ada yang disengaja atau
terorganisir, ada juga yang terbentuk karena faktor kebetulan, seperti
kumpulan orang di dalam bus. Kumpulan orang yang sengaja dibentuk
itulah yang disebut organisasi. Jadi organisasi adalah sekelompok
orang (dua orang atau lebih) yang secara resmi dipersatukan dalam
suatu kerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam
kata yang sederhana, organisasi adalah kumpulan atau sekelompok
orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Tahukah kamu ciri-ciri kelompok sehingga disebut organisasi?
Pada umumnya kumpulan dapat dikatakan sebuah organisasi
apabila memenuhi beberapa ciri sebagai berikut.
1. Pengorganisasian
Pengorganisasian merupakan proses penyusunan pengurus,
seperti ketua, sekretaris, bendahara, seksi-seksi, dan anggota,
penyusunan tujuan bersama, penyusunan rencana kerja, dan
penyusunan aturan.
2. Adanya Struktur Organisasi
Struktur organisasi maksudnya dalam berorganisasi harus
ada pembagian kerja atau tugas bagi setiap pengurus dan
anggotanya.
3. Adanya Bagan Organisasi
Struktur organisasi yang sudah terbentuk pada
umumnya digambarkan dalam suatu bagan organisasi.
Bagan organisasi adalah suatu gambar struktur
organisasi, di mana dalam gambar tersebut ada garisgaris
yang menunjukkan tugas yang tersusun dari atas
ke bawah.
Dilihat dari cara terbentuknya, organisasi dapat dibedakan
menjadi dua bagian, yaitu terbentuk secara formal atau resmi dan
terbentuk secara informal atau tidak resmi. Organisasi formal adalah
organisasi yang dengan penuh kesadaran sengaja dibentuk, di mana
di dalamnya terdapat suatu sistem dan susunan, hubungan, wewenang,
tugas, dan tanggung jawab para anggota demi terlaksananya suatu
kerja sama dalam rangka mencapai tujuan. Salah satu contoh organisasi
formal yaitu organisasi politik.
Organisasi informal timbul secara tidak sengaja dan terjadi tidak
karena ditentukan oleh peraturan-peraturan, melainkan terjadi dengan
spontan. Dasar pembentukan organisasi informal antara lain:
1. adanya persamaan kebutuhan, hobi, dan lain-lain. Misalnya para
anggota yang mempunyai hobi mancing, bulu tangkis, kemudian
mengelompok.
2. adanya persamaan asal daerah, alumni suatu SD, SMP, SMA,
Perguruan Tinggi, dan lain-lain, kemudian berkelompok.
Bagaimana cara membentuk organisasi?
Untuk mendirikan suatu organisasi hendaknya memiliki dasar
persamaan kepentingan. Jika organisasi tidak memiliki persamaan
kepentingan, maka sulit sebuah organisasi dibentuk. Selain itu harus
didukung oleh orang-orang yang mau bekerja keras dan rela berkorban,
baik waktu, tenaga, bahkan materi yang dimilikinya. Di samping itu,
untuk mendirikan suatu organisasi kita harus mengetahui asas-asas
pokok organisasi seperti:
1. merumuskan tujuan yang jelas dan nyata,
2. pembagian tugas yang jelas bagi pengurus maupun anggota,
3. adanya pemberian wewenang dalam melaksanakan tugas,
4. saling mengawasi dalam melaksanakan tugas,
5. saling membantu atau kerja sama dalam melaksanakan tugas,
6. memiliki kesatuan perintah dan tanggung jawab (memiliki
persamaan pimpinan yang memberikan tugas dan tanggung
jawab dilakukan secara bersama-sama).
Biasanya pada awal-awal terbentuknya suatu organisasi, para
pengurus masih memiliki semangat kerja yang tinggi. Namun setelah
beberapa lama, organisasi itu seringkali menghadapi masalah, seperti
semangat kerja yang menurun, timbul perbedaan pendapat
antarsesama pengurus sehingga mengganggu kinerja, atau masalah
lainnya.
Untuk membuat suatu organisasi menjadi besar, para pengurus
harus mampu membuat perencanaan yang baik sejak awal. Dengan
demikian segala masalah yang timbul akan mudah dipecahkan
Contoh organisasi sederhana yang kita miliki adalah keluarga. Di
rumah ada kepala keluarga sebagai pemimpin atau ketua organisasi.
Anggota keluarga lainnya adalah sebagai anggota organisasi. Masingmasing
pihak memiliki tugas dan kewajiban tersendiri untuk mencapai
tujuan organisasi keluarga yang baik. Tidak ada satu keluarga pun
yang memiliki tujuan yang buruk. Untuk membuat suatu organisasi
keluarga yang baik, semua anggota keluarga harus mematuhi segala
aturan yang ada di keluarga itu, juga aturan yang berlaku di lingkungan
luar rumah atau lingkungan masyarakat sekitar.
Jadi, seorang anak yang nakal atau berbuat tidak baik merupakan
anggota keluarga yang tidak taat pada aturan organisasi keluarga.
Oleh karena itu kamu sebagai anggota keluarga harus tetap menjaga
nama baik keluarga. Capailah suatu prestasi sehingga keluargamu
maju dan menjadi contoh bagi keluarga lainnya.
Baik buruknya suatu keluarga atau maju mundurnya suatu
organisasi tak terlepas dari kinerja seluruh anggota organisasi itu.
Semakin baik kinerja anggota organisasi, semakin dekat mereka kepada
apa yang menjadi tujuan organisasi
Organisasi di Masyarakat dan Sekolah
1. Organisasi di Masyarakat
Masyarakat merupakan sekelompok orang di
lingkungan tempat tinggal yang memiliki persamaan
dan perbedaan. Anggota masyarakat memiliki latar
belakang yang beragam, terutama di kota-kota besar.
Hal ini karena masyarakat di perkotaan pada umumnya
berasal dari berbagai daerah atau suku bangsa yang
heterogen (berbeda-beda). Dengan suasana masyarakat
yang heterogen akan melahirkan sikap dan tindakan
yang berbeda dalam mencapai suatu tujuan. Untuk itu
dalam kehidupan bermasyarakat diperlukan sikap
tenggang rasa dan toleransi agar tercipta masyarakat
yang harmonis.
Suatu organisasi bisa tumbuh dan lahir di mana saja tergantung
kebutuhan dan keinginan. Kita tahu bahwa organisasi di dalamnya
terdapat unsur kebersamaan yang sangat dibutuhkan dalam
menghadapi berbagai masalah kehidupan. Dengan kebersamaan
pekerjaan apapun akan terasa ringan. Apalagi kebebasan dalam
berorganisasi di Indonesia merupakan hak asasi setiap orang yang
diatur dalam Undang Undang Dasar 1945 (amandemen) pasal 28 E
ayat (3) yang berbunyi ”Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat,
berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.” Sebagai pelaksanaan pasal
tersebut, di negara Indonesia setiap orang diberikan kebebasan untuk
berorganisasi. Hal ini terbukti dengan adanya berbagai organisasi
yang hidup di Indonesia.
Dengan diberikannya kebebasan, maka di lingkungan masyarakat
akan banyak perkumpulan yang terbentuk. Hal ini karena di
masyarakat terdapat banyak permasalahan dan keinginan atau tujuan
yang berbeda-beda. Untuk menyelesaikan permasalahan dan mencapai
keinginan yang berbeda-beda, kita harus bergaul untuk bekerja sama
dalam menghadapinya. Pergaulan ini secara tidak langsung telah
membentuk organisasi yang merupakan bentuk kerja sama dari
beberapa orang untuk mencapai tujuan tertentu.
Rukun Tetangga dikatakan sebagai sebuah organisasi walaupun
anggotanya tidak secara langsung berkumpul dan bekerja sama dalam
lingkungan RT itu. Namun dengan adanya seorang ketua RT dibantu
staf lainnya dan anggota RT, mereka berusaha semaksimal mungkin
untuk memajukan lingkungan tempat tinggal mereka, seperti dalam
hal kesejahteraan, keamanan, keindahan, kesehatan lingkungan, dan
persatuan warganya. Upaya-upaya yang dilakukan tersebut dapat
dikatakan sebagai tujuan organisasi Rukun Tetangga yang merupakan
bagian terbawah dari sistem tata pemerintahan negara kita.
Demikian pula halnya dengan Karang Taruna.
Karang Taruna adalah suatu wadah yang menampung
para pemuda untuk melakukan kegiatan sehingga terjalin
persatuan di antara pemuda di lingkungan terkait. Karang
Taruna disebut sebagai organisasi yang ada di masyarakat
karena memiliki tujuan yang sesuai dengan asas-asas
organisasi. Anggota Karang Taruna adalah setiap generasi
muda dari usia 11 s.d 45 tahun yang berada di desa/
kelurahan.
Karang Taruna memiliki beberapa tujuan, diantaranya:
1. agar generasi muda sadar akan tanggung jawab sosial,
2. agar terbentuk jiwa dan semangat juang dalam diri generasi muda,
3. terwujudnya persatuan dan kesatuan antargenerasi muda,
4. terjalin kerja sama antargenerasi muda dalam
mewujudkan kesejahteraan masyarakat,
5. terwujudnya kesejahteraan bagi generasi muda.
Selain Karang Taruna, koperasi warga juga termasuk
organisasi di masyarakat. Koperasi warga bertujuan
untuk meningkatkan taraf hidup perekonomian warga.
Misalnya, Koperasi Unit Desa, Koperasi RT, dan
sebagainya.
Masih banyak organisasi yang ada di masyarakat,
seperti organisasi agama, organisasi olahraga, organisasi
profesi, dan organisasi sosial lainnya.
2. Organisasi di Sekolah
Apakah di sekolah kamu ada organisasi?
Di sekolah terdapat organisasi siswa yang disebut OSIS (Organisasi
Siswa Intra Sekolah). OSIS adalah wadah organisasi siswa di sekolah
yang tidak mempunyai hubungan dengan OSIS sekolah lain, dan
tidak menjadi bagian dari organisasi lain yang ada di
luar sekolah. Karena OSIS adalah wadah organisasi siswa
satu-satunya di sekolah maka secara otomatis setiap
siswa yang ada di sekolah itu termasuk anggota OSIS.
Keanggotaan organisasi berakhir apabila siswa tersebut
keluar dari sekolah tersebut.
Tujuan dibentuk OSIS untuk mempersiapkan siswa
sebagai kader penerus cita-cita perjuangan dan
pembangunan bangsa, guna meningkatkan keimanan
dan ketakwaan terhadap Tuhan YME dan berbudi
pekerti luhur, meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan, meningkatkan kesehatan jasmani dan
rohani, memantapkan kepribadian yang mandiri, serta
mempertebal rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan
kebangsaan.
Perangkat OSIS terdiri atas:
a. Pembina OSIS
b. Perwakilan OSIS
c. Pengurus Osis
Dalam OSIS ada juga organisasi lain yang bernaung
di bawahnya, seperti organisasi pramuka. Dengan
demikian setiap anggota pramuka termasuk anggota
OSIS, namun anggota OSIS belum tentu anggota
pramuka.
Setiap organisasi tentu memiliki tujuan tersendiri.
Demikian pula halnya dengan organisasi pramuka.
Organisasi pramuka bertujuan membentuk para pemuda
Indonesia menjadi manusia yang bertakwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa, bermoral dan berbudi luhur,
cerdas, memiliki keterampilan, kuat, serta sehat jasmani
dan rohani.
Selain organisasi pramuka, masih ada organisasi
lainnya yang bernaung di bawah OSIS, seperti Palang
Merah Remaja, organisasi olahraga, koperasi siswa, dan
organisasi ekstrakurikuler lainnya. Semua organisasi
tersebut tentu saja memiliki tujuan. Misalnya, tujuan
PMR yaitu agar anggotanya menjadi manusia yang
berperikemanusiaan, disiapkan sebagai kader Palang
Merah Indonesia yang baik dan mampu membantu
melaksanakan tugas kepalangmerahan.
Gambar 3.9
Logo OSIS
Gambar 3.10
Logo Organisasi Pramuka
Gambar 3.11
Logo Palang Merah
Indonesia
Berperan Aktif dalam Organisasi Sekolah
Organisasi yang ada di sekolah akan maju
dan berkembang bila seluruh anggota dan
pengurusnya bekerja sesuai tugas dan fungsinya
masing-masing. Maju mundurnya suatu
organisasi tidak akan lepas dari peran pengurus
dan seluruh anggota. Semakin baik kerja pengurus
dan anggota, maka semakin cepat organisasi itu
mencapai tujuannya. Lalu apa keuntungan kita
bergabung dalam sebuah organisasi?
Banyak sekali keuntungan yang kita peroleh
dengan bergabung dalam sebuah organisasi.
Dalam berorganisasi kita bisa bergaul dengan
banyak orang dan saling menghargai. Dengan
banyak bergaul kita dapat mempelajari kelemahan
dan keunggulan orang lain. Kebaikan orang lain
bisa kita tiru, sedangkan kejelekannya tidak ditiru.
Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan
sesama anggota organisasi itu kita akan lebih
mudah bekerja sama.
Melatih diri berorganisasi sejak dini sangat bermanfaat bagi
kehidupanmu kelak. Suatu saat kamu akan lebih mudah bergaul dan
mampu mengelola kehidupanmu sendiri. Kamu tahu bahwa
pengalaman merupakan guru terbaik. Dengan terbiasa berorganisasi,
berarti kamu sudah membekali dirimu untuk menghadapi masalahmasalah
yang akan timbul nanti.
Seperti yang sudah kita bahas pada pelajaran sebelumnya, bahwa
sebuah organisasi itu akan maju dan berkembang jika ada kesungguhan
dari semua orang yang ada dalam organisasi itu, baik pengurus
maupun anggotanya.
Pengurus harus bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Sedangkan anggota harus melaksanakan hak dan kewajibannya dengan
baik. Dengan melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing, berarti
kita telah berperan aktif dalam memajukan organisasi. Dengan majunya
suatu organisasi, berarti kita telah menjaga nama baik organisasi itu.
Tahukah kamu hak dan kewajiban anggota OSIS?
Anggota OSIS memiliki hak mendapat perlakuan yang sama sesuai
dengan bakat dan kemampuan, memilih dan dipilih sebagai perwakilan
kelas, berbicara secara lisan ataupun tulisan. Sedangkan kewajiban
anggota OSIS seperti memelihara nama baik dan kehormatan sekolah,mematuhi peraturan dan tata tertib sekolah, menghormati tenaga
kependidikan, dan memelihara sarana dan prasarana serta keamanan,
kebersihan, ketertiban, keindahan, dan kekeluargaan sekolah.
Organisasi pramuka juga memiliki tujuan yang baik. Agar tujuan
dapat tercapai maka latihan harus dilakukan secara rutin.
Anggota Pramuka bisa melakukan kegiatan dengan berlatih
keterampilan kepramukaan dengan baik. Dengan keterampilan
Pramuka yang baik, maka dalam lomba-lomba kepramukaan akan
berpeluang mendapatkan prestasi yang baik pula. Prestasi yang diperoleh akan mengharumkan organisasi Pramuka sekolah, sehingga
nama sekolah dan OSIS pun akan terbawa harum.
Dengan aktif berorganisasi di sekolah tentu saja banyak manfaat
yang dapat kita peroleh. Agar manfaat dalam kegiatan organisasi
dapat kita rasakan, maka harus mengembangkan sikap-sikap seperti
berikut ini.
1. Menghargai orang lain.
2. Berani menyatakan pendapat.
3. Menjalin kerja sama dengan orang lain.
4. Belajar memecahkan masalah dengan musyawarah.
5. Menyadari pentingnya organisasi dalam kehidupan sosial.
Rangkuman
Berdasarkan cerita di atas, diskusikan dengan teman-temanmu
hal-hal berikut ini!
1. Baguskah sikap Banderas? Mengapa?
2. Menurut kamu, mengapa Banderas tidak suka berorganisasi?
3. Bagaimana menurutmu tentang pendapat Banderas bahwa
organisasi merupakan pemborosan waktu dan penghamburan
uang? Jelaskan!
4. Bagaimana menurutmu tentang pendapat Banderas bahwa
kemping termasuk pemborosan uang dan penyiksaan diri?
5. Apa yang seharusnya dilakukan sekolah terhadap Banderas?
6. Jika kamu teman Banderas, bagaimana tindakan kamu?
1. Organisasi merupakan kumpulan orang-orang yang bekerja
sama dengan tujuan bersama yang jelas.
2. Asas-asas organisasi yaitu:
a. merumuskan tujuan yang jelas dan nyata;
b. pembagian tugas yang jelas;
c. pemberian wewenang dalam melaksanakan tugas
d. saling mengawasi dalam melaksanakan tugas;
e. saling membantu dalam melaksanakan tugas;
f. kesatuan perintah dan tanggung jawab.
3. Organisasi yang ada di lingkungan masyarakat di antaranya
RT, RW, Karang Taruna, kelompok olahraga, dan lain-lain.
4. Organisasi di sekolah di antaranya Pramuka, OSIS, PMR,
dan lain-lain.
5. Semua pengurus dan anggota organisasi harus berperan aktif
sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.


Uji Kemampuan
I. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d sebagai jawaban
yang paling tepat!
1. Kelompok orang-orang yang melakukan kerja sama dengan tujuan
bersama dapat disebut sebagai ….
a. organisasi
b. geng
c. sekolah
d. kelompok2. Organisasi yang ada di lingkungan sekolah adalah ….
a. Karang Taruna
b. Pramuka
c. RT
d. RW
3. Pembagian tugas dengan baik dalam organisasi merupakan
sebuah ….
a. hak
b. kewajiban
c. asas
d. asasi
4. Melaksanakan aturan dalam organisasi merupakan salah satu
cara ….
a. mengganggu organisasi
b. melarang organisasi
c. menipu organisasi
d. berperan aktif dalam organisasi
5. Organisasi yang bergerak dalam bidang peningkatan ekonomi
adalah ….
a. Pramuka
b. Koperasi
c. PMR
d. Karang Taruna
6. Palang Merah Remaja biasanya merupakan salah satu organisasi
di lingkungan ….
a. RT
b. RW
c. sekolah
d. instansi pemerintah
7. Karang Taruna merupakan organisasi pemuda yang berada di ….
a. masyarakat
b. sekolah
c. instansi pemerintah
d. rumah
8. Berkembangnya suatu organisasi merupakan hasil kerja ….
a. pengurus
b. anggota
c. ketua
d. semua anggota dan pengurus
 9. Organisasi dapat dibentuk oleh ….
a. seseorang
b. sekolah
c. kelompok orang-orang
d. ketua RW
10. Organisasi yang tidak ada di sekolah adalah ….
a. PMR
b. Pramuka
c. OSIS
d. Karang Taruna
11. Semua organisasi memiliki ….
a. tujuan yang jelas dan nyata
b. banyak pengurus
c. banyak anggota
d. banyak modal
12. Tujuan organisasi yang jelas dan nyata merupakan … organisasi.
a. pokok
b. asas
c. modal
d. hak
13. Keberhasilan organisasi harus didukung oleh ….
a. kerja anggota
b. kerja sama
c. kerja pengurus
d. kerja pengawas
14. Wewenang setiap pengurus merupakan ….
a. hak untuk bekerja
b. hak untuk bertindak
c. kekuasaan untuk bertindak
d. hak untuk berlaku sewenang-wenang
15. Sikap yang baik dalam mengorganisasikan diri adalah ….
a. disiplin
b. tak senang
c. semau kita
d. telat
 16. Setiap anggota suatu organisasi wajib untuk … aturan.
a. menegur
b. menaati
c. melanggar
d. mengubah
17. Belajar berorganisasi artinya kita belajar ….
a. bergaul
b. bekerja
c. susah
d. pidato
18. Berusaha sendiri sama artinya dengan ….
a. wiraswasta
b. wirausaha
c. wiraniaga
d. wira-wiri
19. Koperasi merupakan organisasi dalam bidang ….
a. ekonomi
b. pendidikan
c. kepemudaan
d. kesenian
20. Dalam kehidupan sehari-hari sebaiknya waktu luang digunakan
untuk ….
a. nonton
b. bermain
c. mengganggu orang
d. membaca
21. Orang yang memimpin organisasi disebut ….
a. anggota
b. bendahara
c. ketua
d. sekretaris
22. Segala bentuk surat-menyurat dalam organisasi dibuat oleh ….
a. ketua
b. sekretaris
c. anggota
d. bendahara
 23. Ketua OSIS dipilih oleh ….
a. siswa
b. guru
c. penjaga
d. pedagang
24. Prestasi anak sekolah akan membuat nama sekolah menjadi ….
a. buruk
b. harum
c. tercemar
d. hancur
25. PMR dalam suatu sekolah merupakan organisasi di bawah ….
a. OSIS
b. Pramuka
c. Karang Taruna
d. geng
II. Isilah titik-titik di bawah ini dengan tepat!
26. Organisasi yang baik harus memiliki tujuan yang ….
27. Kelompok orang-orang yang bekerja sama dengan tujuan yang
jelas disebut ….
28. Dalam sebuah organisasi, sikap yang penting dimiliki oleh semua
anggota dan pengurus adalah ….
29. Tujuan organisasi Pramuka di antaranya adalah ….
30. Organisasi PMR merupakan organisasi yang bergerak dalam
bidang ….
31. Pembagian tugas yang jelas kepada anggota dan pengurus
merupakan organisasi ….
32. Masyarakat kota besar penduduknya bersifat ….
karena banyaknya pendatang dari berbagai suku bangsa.
33. Membantu korban bencana alam dengan diorganisasi merupakan
bentuk organisasi yang bersifat ….
34. Rukun Tetangga merupakan bagian … dari sistem tata
pemerintahan negara kita.
35. Wadah organisasi pemuda-pemudi di lingkungan masyarakat
adalah ….


 Pendidikan Kewarganegaraan 5
untuk Siswa SD/MI Kelas V

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar