Kamis, 08 Maret 2012

FIQIH, Qurban

Qurban menurut bahasa artinya mendekatkan diri, dalam hal ini kepada Allah. Menurut istilah: Qurban adalah menyembelih binatang pada hari raya Iedul Adha tanggal 10 Dzulhijjah dan Hari Tasyrik tanggal 11,12 dan 13 Dzulhijjah dengan maksud mendekatkan diri kepada Allah. Perintah berqurban terdapat dalam surat Al Kautsar ayat 2 (108:2). Hukum melaksanakanya Sunnat Muakkad bagi setiap orang islam yang dewasa dan mampu melaksanakannya.
SYARAT-SYARAT BINATANG YANG DIGUNAKAN UNTUK QURBAN
1)Tidak boleh pincang salah satu kakinya
2)Tidak boleh hilang sebagian telinganya
3)Tidak boleh ada yang buta salah satu matanya
4)Tidak boleh dalam kondisi sakit
5)Tidak boleh memilih binatang yang kurus
6)Tidak boleh buntung ekornya
7)Tidak boleh patah sebagian tanduknya
8)Tidak sedang mengandung atau baru beranak
 HAL-HAL YANG DISUNNATKAN DALAM QURBAN 
- Membaca Basmallah 
- Membaca sholawat nabi 
- Membaca takbir 
- Disembelih sendiri oleh orang yang berqurban, jika mewakilkan dalam   penyembelihan,    maka orang yang berqurban disunnatkan untuk hadir 
- Membaca do’a 
- Hewan yang disembelih dihadapkan ke kiblat
CARA PEMBAGIAN DAGING QURBAN 
1. Bila kurban nadzar maka seluruh dagingnya diberikan kepada fakir miskin. Orang yang berqurban tidak boleh mengambil sama sekali 
2. Bila qurban sunnat, 1/3 dagingnya untuk fakir miskin, 1/3 untuk orang lain lagi yang dianggap membutuhkan dan 1/3 untuk orang yang berqurban
SEJARAH QURBAN 
Perintah qurban dimulai sejak nabi ibrahim diperintah oleh Allah untuk menyembelih putranya yang bernama Ismail, kemudian allah menggantinya dengan seekor Domba
HIKMAH QURBAN
1.      Menambah rasa cinta kepada Allah
2.      Menambah keimanan kepada Allah
3.      Menambah rasa syukur kepada Allah
4.      Menambah rasa kasih sayang sesama manusia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar